Gedung Bapenda DKI Terbakar, 1.000 ASN Terdampak: Ini Kondisi Terbarunya
Kebakaran melanda Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 7 Agustus 2026. Peristiwa ini berdampak terhadap aktivitas sekitar 1.000 ASN yang bekerja di gedung tersebut.
Pemprov DKI Jakarta kemudian menerapkan pola Work From Home (WFH) secara bergantian. Para ASN terdampak juga dapat bekerja dari kantor Suku Dinas (Sudin) wilayah kota maupun aset Pemprov DKI lainnya. Pemerintah menyiapkan lokasi kerja sementara agar aktivitas pemerintahan tetap berjalan.
Gedung tersebut diketahui tidak hanya digunakan oleh Bapenda. Sejumlah OPD lain juga berkantor di sana, termasuk Dinas Perhubungan, BPSDM, BPAD, serta Bank Jakarta.
Api Berasal dari Lantai 11
Berdasarkan keterangan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, api disebut berasal dari lantai 11 dan kemudian berdampak hingga lantai 16. Sebanyak 40 unit kendaraan pemadam kebakaran dan 200 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran.
Seorang pekerja yang berada di lantai 15 berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan tidak ada laporan korban jiwa.
Namun, pertanyaan mengenai penyebab kebakaran masih belum terjawab.
Ada Renovasi, Tapi Bukan Berarti Penyebab
Polisi mengungkap bahwa saat kebakaran terjadi, terdapat pekerjaan renovasi di lantai 11 dan lantai 14.
Informasi ini menjadi bagian dari pemeriksaan polisi. Tetapi perlu digarisbawahi, belum ada kesimpulan resmi bahwa renovasi menjadi penyebab kebakaran.
Polisi dan Puslabfor masih melakukan pemeriksaan serta mengambil sampel dari sejumlah bagian gedung untuk mengetahui sumber dan penyebab kebakaran.
Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak langsung menyimpulkan kebakaran terjadi akibat renovasi sebelum hasil penyelidikan diumumkan.
Layanan Pajak Tetap Berjalan
Meski gedung terdampak, Pemprov DKI memastikan pelayanan perpajakan tetap berjalan normal. Data perpajakan juga disebut aman karena telah didigitalisasi dan dicadangkan.
Kebakaran juga berdampak pada fasilitas Dinas Perhubungan di lantai 16. Untuk sementara, pengaturan lampu lalu lintas dilakukan secara manual dan personel di lapangan ditambah.
Sementara itu, sekitar 1.000 ASN tetap bekerja dengan pola yang disesuaikan.
Simak Bacaan Selengkapnya : Gedung Bapenda DKI