Madinah Sempat Berdebu, Angin Capai 59 Km/Jam dan Jarak Pandang Menurun

 

Gambar ilustrasi

MADINAH – Sejumlah wilayah di Madinah, Arab Saudi, sempat mendapat peringatan cuaca terkait debu beterbangan yang dipicu angin kencang.

Peringatan tersebut dikeluarkan oleh National Center for Meteorology (NCM) Arab Saudi dan mulai berlaku pada 26 Agustus 2026. Dalam peringatan itu, kecepatan angin diperkirakan mencapai 50–59 kilometer per jam.

Angin kencang tersebut berpotensi mengangkat debu dan menyebabkan jarak pandang horizontal menurun hingga sekitar 1–3 kilometer. Kondisi ini terutama perlu diperhatikan oleh pengendara dan masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan.

Meski kerap disebut sebagai badai pasir, NCM menggunakan istilah “Raised Dust” dalam peringatannya. Karena peringatan tersebut berlaku untuk wilayah tertentu, kondisi ini tidak berarti seluruh Kota Madinah sedang dilanda badai pasir atau tertutup pasir.

Jarak pandang yang menurun dapat membuat perjalanan menjadi lebih berisiko. Pengendara perlu menyesuaikan kecepatan dan menjaga jarak aman ketika kondisi debu mengganggu pandangan.

Kondisi tersebut juga menjadi perhatian bagi jamaah umrah dan wisatawan yang sedang berada di Madinah. Aktivitas di luar ruangan maupun perjalanan menuju wilayah lain sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan perkembangan cuaca terbaru.

Cuaca di Madinah juga dapat berubah dari waktu ke waktu. Peringatan yang berlaku pada 26 Agustus tidak bisa dianggap sebagai gambaran kondisi cuaca pada hari berikutnya. Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan tanggal, lokasi, dan masa berlaku setiap peringatan cuaca.

Informasi mengenai badai pasir atau debu yang beredar di media sosial juga sebaiknya diperiksa kembali. Foto dan video lama dapat kembali beredar tanpa keterangan waktu dan lokasi yang jelas.

Bagi jamaah dan masyarakat yang berada di Madinah, mengikuti informasi resmi dari NCM dan arahan otoritas setempat merupakan langkah penting, terutama ketika hendak melakukan perjalanan.

Dengan demikian, informasi mengenai angin kencang dan debu di Madinah memang memiliki dasar dari peringatan resmi. Namun, peristiwa tersebut perlu disebut sesuai konteksnya, yakni peringatan debu dan angin kencang yang mulai berlaku pada 26 Agustus 2026, bukan klaim bahwa seluruh Madinah sedang diterjang badai pasir.

simak lebih lengkapnya : Madinah Sempat di terpa Angin Kencang