Geger! Ratusan Santri Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG
Sidoarjo – Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (1/9/2026).
Dalam perkembangan terbaru, jumlah santri yang mendapatkan penanganan medis mencapai 500 orang. Mereka mendapatkan perawatan dan pemeriksaan di delapan rumah sakit di wilayah Sidoarjo.
Dari total tersebut, sebanyak 320 santri telah diperbolehkan pulang karena kondisi mereka membaik. Sementara 65 pasien masih menjalani rawat inap dan 115 lainnya masih berada dalam tahap observasi oleh tenaga medis.
Keluhan kesehatan mulai muncul setelah para santri mengonsumsi makanan MBG. Gejala yang dilaporkan antara lain mual, muntah, pusing, dan lemas.
Makanan yang dikonsumsi para santri berasal dari SPPG Kalitengah, Tanggulangin. Pihak pesantren menegaskan makanan tersebut bukan diolah oleh pihak Pondok Pesantren Manbaul Hikam.
Makanan MBG tersebut sebelumnya didistribusikan ke lingkungan pesantren sebelum kemudian dibagikan kepada para santri. Setelah sejumlah santri mengalami keluhan kesehatan, mereka kemudian mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan.
Sebagai tindak lanjut, operasional SPPG Kalitengah disuspend sementara. Penghentian sementara tersebut dilakukan untuk memberikan ruang bagi proses evaluasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
Meski kejadian berlangsung setelah para santri menyantap makanan MBG, penyebab pasti belum dapat dipastikan. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat masalah pada makanan, proses pengolahan, penyimpanan, distribusi, atau faktor lain.
Karena itu, kejadian tersebut masih disebut sebagai dugaan keracunan. Belum ada kesimpulan bahwa MBG terbukti menjadi penyebab kondisi kesehatan yang dialami para santri.
Di tengah kejadian tersebut, tidak ada laporan mengenai korban meninggal dunia. Sebagian santri telah diperbolehkan pulang, sedangkan lainnya masih mendapatkan perawatan dan observasi.
Kasus ini menjadi perhatian karena jumlah santri yang terdampak cukup banyak. Pemeriksaan dan evaluasi diharapkan dapat mengungkap penyebab kejadian sekaligus memastikan keamanan makanan bagi penerima manfaat program MBG.
Simak & baca lebih lengkapnya : Ratusan Santri di duga keracunan MBG