Ralph Lauren Jadi Sorotan, Kolaborasi dengan Gal Gadot Picu Seruan Boikot
Ralph Lauren tengah menjadi perhatian setelah menggandeng aktris Gal Gadot dalam kampanye fashion koleksi Fall 2026. Kolaborasi tersebut justru memicu kontroversi di media sosial hingga muncul seruan untuk memboikot brand fashion asal Amerika Serikat itu.
Gal Gadot tampil dalam edisi September 2026 majalah Modern Luxury dengan mengenakan sejumlah busana dari koleksi terbaru Ralph Lauren. Foto-foto penampilannya kemudian dibagikan melalui akun Instagram resmi Ralph Lauren.
Namun, unggahan tersebut tidak hanya mendapat respons terkait fashion. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan keputusan Ralph Lauren memilih Gal Gadot sebagai bagian dari kampanye mereka. Kritik terutama berkaitan dengan latar belakang Gal Gadot sebagai warga Israel serta sikap politiknya yang diketahui mendukung Israel.
Seruan boikot kemudian bermunculan di media sosial. Beberapa pengguna mengajak konsumen untuk tidak membeli produk Ralph Lauren. Bahkan, terdapat pengguna yang mengaku ingin mengembalikan produk Ralph Lauren yang sebelumnya sudah mereka beli sebagai bentuk protes.
Kontroversi ini berkaitan dengan sikap Gal Gadot terhadap konflik Israel dan Palestina. Setelah konflik Israel-Hamas pecah pada Oktober 2023, Gal Gadot secara terbuka menyampaikan dukungannya terhadap Israel. Sikap tersebut kembali menjadi sorotan setelah dirinya dipilih sebagai bagian dari kampanye Ralph Lauren.
Meski demikian, penting untuk dicatat bahwa seruan boikot tersebut berasal dari sebagian pengguna media sosial. Belum ada informasi resmi yang menunjukkan dampak bisnis Ralph Lauren akibat kontroversi tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, Ralph Lauren maupun Gal Gadot juga belum memberikan pernyataan resmi terkait seruan boikot yang muncul setelah kampanye tersebut.
Kontroversi ini menunjukkan bagaimana keputusan sebuah brand dalam memilih figur untuk kampanye dapat memicu perhatian publik yang lebih luas. Di era media sosial, kampanye fashion tidak hanya dinilai dari produk dan visualnya, tetapi juga dapat dikaitkan dengan latar belakang maupun pandangan publik figur yang terlibat.
Saat ini, publik masih menunggu apakah Ralph Lauren akan memberikan tanggapan mengenai polemik tersebut atau memilih untuk tidak mengomentari seruan boikot yang berkembang di media sosial.
Bagaimana Menurutmu? Simak : Ralph Lauren dapat seruan boikot